loading...

Senin, 14 April 2014

Di Paris van Java, kami hanya numpang foto




Hari pertama sampai di Bandung, setelah melalui perjalan darat dan udara yang tidak melelahkan sama sekali, setelah transit cukup lama di bandara Husein Sastranegara, dan check in Hotel. Kami berjalan-jalan ke Paris Van Java. Salah satu lokasi wisata dan shopping yang cukup populer di Kota Bandung.

Lokasinya memang unik. Beberapa stand berada di bawah tanah. Kami pun harus menuruni tangga ke bawah. Ini untuk pertama kalinya saya berkunjung kesini. Tak ada niat untuk berbelanja. Tujuan kami hanya membuang waktu luang. Meskipun diam-diam saya kepincut dengan wifi hotel yang supercepat.

Dari Fave Hotel daerah Cihampelas, kami naik taksi menuju Paris Van Java. Saya sama sekali tak tahu arah. Pasrah kemana sopir taksi membawa kami. Sesekali kami melintasi bawah fly over pasopati yang populer tersebut. Saya juga sempat melihat plank menuju arah setiabudi dan lembang.

Setibanya di Paris Van Java, kami berjalan-jalan sekitar tempat. Naik turun tangga, melihat butik-butik kecil yang memajang busana-busana limited edition, mampir ke gramedia hanya untuk melihat-lihat buku, mengamati lalu lalang pengunjung yang rata-rata sangat fashionable. Inilah Bandung. Pekik saya.

Kami pun mulai menyusuri area luar, Hujan mulai turun dan begitu derasnya. Ingin kami mampir ke stand western food untuk mencicipi segelas kopi saja, tetapi harganya tak sesuai kantong. Untuk satu buah donat saja, kami harus merogoh kocek Rp25.000,- mungkin saja ada tempat yang lebih murah, tapi kami tak mendapatinya.


Akhirnya, kami hanya berfoto-foto ria. Dan setelah hujan reda, kami kembali ke hotel sebentar untuk melaksanakan sholat magrib, dan keluar kembali untuk mencari warung yang lebih sesuai dengan selera kantong kami. Hehe.

Senang bisa jalan-jalan ke Bandung.

My Plukme

My Plukme
Klik gambar