loading...

Senin, 22 April 2013

165 menit di Universitas Katolik Parahiyangan



Ini untuk pertama kalinya saya berkunjung ke Unpar (Universitas Parahiyangan) yang terletak di jalan Ciumbuleuit kota Bandung. Diantarkan sebuah taxi kuning ber plat D bernomor 809, saya dan 12 teman dari Redaksi Majalah Suara Akademika akhirnya tiba di Universitas katolik tersebut. Yang unik dari kunjungan itu adalah, kami mahasiswa UIN (Universitas Islam Negeri) sementara Unpar adalah Universitas Katolik. Bagi saya pribadi, ini akan menjadi pengalaman yang menarik dan bersejarah.

Kami datang kesana dalam rangka studi banding Media. Terutama Media cetak yang bernama Majalah Parahiyangan dan juga media online. Universitas Parahiyangan, termasuk yang teratata rapi sistem manajemennya. Sinergi antara yayasan, pengelola kampus, dan juga organisasi Mahasiswa. Disana, kami disambut oleh bagian Humas, dan juga jajaran Executif Mahasiswa, dan tentunya Tim Redaksi Majalah Parahiyangan.

Sebelum acara dimulai, kami berdoa bersama, tentu sebagai Muslim kami berdoa sesuai ajaran agama, meskipun kala itu kami tengah berada di Universitas Katolik. Saya sedikit tahu dengan Unpar, yang merupakan salah satu Universitas Swasta yang cukup diperhitungkan. Penulis kondang Dee Lestari dan Penyanyi Tulus adalah alumnus dari kampus ini.

Setelah acara diskusi selesai, kami berkesempatan berkeliling kampus dan melihat lebih dekat aktivitas di dalamnya. Kampus Unpar sepertinya terletak di dataran tinggi, banyak sekali tanah berundak.

My Plukme

My Plukme
Klik gambar